Jualan custom,
tanpa chat bolak‑balik.
Pembeli mengisi sendiri nama, nomor, dan ukurannya.
Kolom seperti ini kamu sendiri yang tentukan — nama, nomor, ukuran, atau apa pun yang produkmu butuhkan.
Toko online biasa tidak mengenal kata “per pemain”.
Semua numpuk di kolom catatan
Pembeli menulis 20 nama di satu kotak kecil, kamu menyalinnya satu-satu ke spreadsheet. Setiap order, dari nol lagi.
Salah ketik baru ketahuan setelah dicetak
Tidak ada yang mengecek. “Rizky” jadi “Rizki”, dan yang menanggung sablon ulang kamu.
Ukuran hilang di tengah chat
Data pentingnya berserak di ratusan pesan. Waktu mau produksi, kamu scroll ke atas sambil berharap tidak ada yang terlewat.
Pembeli yang mengisi. Kamu tinggal produksi.
| # | Nama punggung | Nomor | Ukuran |
|---|---|---|---|
| 1 | ARIF | 7 | L |
| 2 | RIZKY | 10 | M |
| 3 | BAGAS | 23 | XL |
| 4 | DIMAS | 4 | M |
| 5 | — | — | L |
Baris terakhir sengaja kosong: jersey polos tanpa nama tetap boleh ikut dalam satu order yang sama.
Daftarkan produkmu
Tentukan harga, ukuran yang kamu layani, dan kolom apa yang perlu diisi pembeli. Tidak harus nama dan nomor — terserah produkmu.
Sebarkan alamat tokomu
Setiap toko dapat alamat sendiri, misalnya tokobos.store/namatoko. Pasang di bio Instagram atau status.
Pesanan masuk sudah rapi
Satu baris satu barang, lengkap dengan isian dan ukurannya. Tinggal dicetak — tanpa menyalin ulang apa pun.
Satu toko, lengkap sampai produksi.
Alamat toko sendiri
Tokomu, namamu. Pembeli tidak akan terseret ke lapak sebelah di halaman yang sama.
Kolom isian bebas
Nama punggung, nomor, tim, pertanyaan khusus — kamu yang menentukan apa yang ditanyakan.
Stok per ukuran
Ukuran yang habis tidak bisa dipilih. Otomatis jadi pre-order kalau kamu memang melayaninya.
Transfer & bukti bayar
Pembeli transfer ke rekeningmu lalu unggah bukti. Kamu yang memutuskan, uangnya tidak lewat perantara.
Halaman tanya-tanya
Untuk yang belum siap belanja. Lima isian, lalu lanjut ke WhatsApp dengan datanya sudah terbawa.
Pipeline calon pembeli
Papan empat kolom: baru, rencana order, sedang jalan, pernah beli. Tidak ada calon pembeli yang menguap.
Rp 59.000 per bulan.
Uangnya lewat siapa?
Langsung ke rekeningmu. Pembeli transfer ke rekening atas namamu sendiri lalu mengunggah buktinya — kami tidak pernah memegang uangmu, jadi tidak ada pencairan yang perlu ditunggu.
Bisa untuk produk selain jersey?
Bisa. Kolom isiannya kamu sendiri yang tentukan per produk — nama punggung, nomor, ukuran sepatu, atau apa pun. Yang dijual Toko Bos bukan jersey, tapi cara menampung pesanan per orang.
Kalau ternyata tidak cocok?
Berhenti kapan saja, tidak ada kontrak. Data produk dan pesananmu tetap bisa diunduh setelah berhenti.